My Blog

Just another WordPress.com weblog

17 tahun duduk roda

Ibu segalanya bagi kita. Ibu adalah orang yang mengandung kita selama sembilan bulan. Ibu orang yang mengasuh kita dari kecil sampai sekarang. Ibu adalah seorangpendidik,pelatih,pengarah bagi kita. Ketika seorang ibu sakit,apakah anak-anaknya tidak merasa sedih?

Anak itu pasti menangis dan sedih. Ibu yang telah mendidik dan mengasuh kita kini duduk di kursi roda selama 17 tahun. Ibu itu sudah tak bisa lagi apa-apa. Hidup tidak, matipun tidak. Ibu itu dulu adalah seorang guru Fisika di salah satu SMP ternama di Garut. Karena penyakit yang di deritanya tidak kunjung sembuh maka ibu itu pensiun.

Ibu itu bernama ibu Iis Suhanah(48). Ibu Iis memiliki tiga anak yang

Ibu Iis (disebelah kanan) dan anaknya Cipta pertamanya (sebelah kiri).

dilahirkannya dan tiga anak asuhnya. Mereka tinggal di sebuah kota yang berada di jalan Galumpit no.2468 Rt/Rw:03/25 kota kulon garut kota. Anak pertamanya bernama Cipta (21)bekerja di sebuah perusahaan swasta. Yang kedua Nisa(19) dia Kuliah di salah satu Universitas di Bandung. Anak ketiga M.Pinter(17) masih sekolah di salah satu sekolah Aliah di Garut. Anak asuhnya bernama Ai(15),Siti(15),dan Cepi(15) mereka berasal dari Bungbulang-Garut.Mereka duduk di kelas 1(satu) sekolah menegah atas disalah satu sekolah terbaik di garut. Mereka kini tinggal berlima karena anak ke-2 merantau ke kota Bandung.

Ibu sudah di pernah rawat di beberapa rumah sakit yang ternama. Dari kota Garut sampai Jakarta, akan tetapi dokter-dokter yang menanganinya menyerah. Karena penyakit yang di derita ibu itu sangat langka di temui, para dokter menegaskan bahwa Ibu Iis bisa sembuh dengan cara operasi, akan tetapi kemungkinan berhasilnya 0.2 persen. Ibu Iis juga sudah di bawa ke ahli pengobatan tradisional sampai sekarang.Ibu Iis itu orangnya sabar walaupun telah di sakitin hatinya oleh suaminya yang telah menikah lagi, tapi dia selalu memaafkannya.Ibu Iis juga tidak malu dengan kondisinya sekarang.Ibu Iis itu sangat pandai.walaupun jawabannya tidak terlalu dimengerti oleh sebagian orang tapi tetangganya selalu menghargai Ibu Iis. Ibu Iis sangat baik pada tetangga disini,walaupun Ibu Iis itu sudah tak bisa lagi apa-apa tapi dia punya semangat hidup yang sangat kuat.

Kami dapat bersyukur kepada allah karena kami masih dapat berkumpul sampai sekarang dengan keaadan yang sederhana ini.

Banyak orang tidak dapat menerima kekurangannya. Padahal banyak orang yang kurang beruntung dari kita, akan tetapi mereka selalu bersyukur karena setiap orang mempunyai kekurangan dan dari kekurangan itulah mereka dapat mengetahuai kelebihan mereka. Setiap anak harus sayang kepada ibunya karena beliau telah mendidik ,mengasuh,memberikan kasih sayang tanpa rasa lelah dan letih.Karena surga ibu ada di telapak kaki ibu.

Desember 11, 2008 Posted by | Uncategorized | 1 Komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Desember 11, 2008 Posted by | Uncategorized | 2 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.